Pengaruh Terapi Pemberian Musik Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Dengan Luka Post Seksio Sesaria Hari Pertama Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak

Nawangsari, Harnanik (2021) Pengaruh Terapi Pemberian Musik Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Dengan Luka Post Seksio Sesaria Hari Pertama Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 9 (2). pp. 133-137. ISSN 2655-8874

[img]
Preview
Text
1. Artikel.pdf

Download (511kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. Hasil Peer Review.pdf

Download (771kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. Hasil Turnit.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://jurnal.poltekkeskhjogja.ac.id/index.php/jkk...

Abstract

Pendahuluan Nyeri dapat juga terjadi akibat gangguan stimulasi ujung saraf oleh bahan kimia yang dilepas pada saat operasi atau karena iskemia jaringan akibat gangguan suplai darah ke salah satu bagian, seperti karena tekanan, spasmus otot, atau edema. Setelah operasi faktor yang menambah rasa nyeri seperti infeksi, distensi, spasmus otot di seputar daerah torehan, pembalut yang ketat. Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan menggunakan tindakan farmakologis dan non farmakologis. Tindakan non farmakologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah terapi distraksi mendengarkan musik yang merupakan tindakan mandiri perawat sangat berguna untuk mengelola ketidaknymanan yang menetap dan menghindari ketergantungan dari obat-obatan analgesik. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen, dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi 35 pasien post seksio sesaria. Penentuan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan cara Insidental Sampling, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik sampel. Jumlah sampel dalam penelitian 24 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, tensimeter, stetoskop, dan cara yang digunakan adalah observasi dan pemeriksaan fisiologis. Penelitian ini dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat, pada analisis bivariat hasilnya menunjukkan: terdapat pengaruh terapi distraksi mendengarkan musik terhadap intensitas nyeri pada pasien dengan luka post seksio sesaria hari pertama. Hasil Didapatkan nilai p-value = 0,002. Intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi 91,7 % berada pada kategori nyeri sedang dan 8,3 % berada pada jategori nyeri ringan. Intensitas nyeri selama dilakukan terapi 8,3 % berada pada kategori tidak ada nyeri, 83,8 % berada pada kategori nyeri ringan, dan 8,3 % tetep berata pada kategori nyeri sedang.Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa terapi distraksi mendengarkan musik efektif dalam menurunkan nyeri post seksio sesaria hari pertama, oleh karena itu dengan penelitian ini.Saran penulis berharap terapi ini dapat diaplikasikan dalam proses keperawatan, guna meningkatkan kenyamanan pasien dan mutu pelayanan keperawatan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Terapi Pemberian Musik, Nyeri, Luka Post Seksio Sesaria
Subjects: R Medicine > RI Midwifery
Divisions: Peer Review
Depositing User: M.Keb Harnanik Nawangsari
Date Deposited: 30 Sep 2021 04:35
Last Modified: 30 Sep 2021 04:35
URI: http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/id/eprint/5715

Actions (login required)

View Item View Item